Mengenal Lebih Dalam Jenis-Jenis Panel Surya PLTS Atap

Pembangkit listrik tenaga surya atau biasa disebut sebagai PLTS merupakan pembangkit listrik yang sumber utama energinya didapatkan dari radiasi sinar matahari. Di Indonesia, potensi surya yang merupakan sumber daya utama tentu sangat berlimpah. Intensitas harian matari yang ada di Indonesia sendiri mencapai 4,8 kWh/m2. Hal ini berpotensi untuk menghasilkan listrik dengan kapasitas 207,8 GWp. 

Melihat potensi ini, lantas banyak bermunculan ide untuk memanfaatkan sumber daya melalui energi alternatif pembangkit listrik tenaga surya melalui panel surya atap. Untuk menyelesaikan kesenjangan ini, SolarKita sebagai pebagai Perusahaan terbaik yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan dan penyediaan PLTS Atap.

Dalam sistem PLTS sendiri, terdapat banyak jenis panel surya atap yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sebelum Anda memutuskan jenis panel atap yang tepat untuk rumah Anda, penting untuk memahami berbagai jenisnya sehingga Anda dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Dua jenis utama panel surya atap tersebut adalah panel surya atap monolitik dan panel surya atap polikristalin. Panel surya atap monolitik sendiri terbuat dari satu bagian bahan, sedangkan panel surya polikristalin memiliki beberapa bagian kecil yang dapat direkatkan. 

Panel surya atau beberapa kalangan menyebutnya dengan solar panel, merupakan salah satu teknologi penghasil listrik yang sangat populer belakangan ini. Bagi yang tertarik menggunakannya teknologi solar panel perlu mengetahui jenis-jenis panel surya yang bisa anda dapatkan di pasaran.

Panel surya PLTS atap adalah jenis panel fotovoltaik yang dipasang di atap sebuah bangunan. Komponen utama panel surya PLTS atap adalah sel surya itu sendiri. Sel-sel ini kemudian terhubung ke modul elektronik yang berisi baterai, pengontrol, dan utilitas lainnya. Ketika sinar matahari mengenai sel surya, sistem sel surya ini kemudian akan mengubah energi panas menjadi sumber energi listrik. Keluaran dari sel surya inilah yang kemudian dihubungkan ke baterai modul dan pengontrol, yang mengubah listrik menjadi tegangan yang dapat digunakan. Modul kemudian mengirimkan output daya ke kabel gedung. 

Panel surya PLTS atap adalah cara menghasilkan listrik yang jauh lebih efisien daripada panel PV biasa. Bahkan, seringkali lebih hemat biaya untuk memasang panel surya PLTS di atap dari pada panel PV biasa. Panel surya PLTS atap adalah cara yang lebih efisien untuk menghasilkan listrik daripada panel PV biasa. Bahkan, seringkali lebih hemat biaya untuk memasang panel surya PLTS di atap daripada panel PV biasa.

Hal ini disebabkan karena solar panel memiliki beberapa dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai jenis-jenis panel surya berikut ini adalah ulasan dari kami :

Panel Surya Jenis Monocrystalline Silicon

Jenis panel surya yang pertama adalah panel surya monocrystalline silicon. Jenis komponen panel surya satu ini merupakan jenis panel surya yang paling banyak digunakan karena memiliki berbagai kelebihan. Panel surya ini terbuat dari silikon yang diiris tipis-tipis dengan menggunakan mesin. Irisan bisa menjadi lebih tipis dan juga memiliki karakterisitik yang identik karena menggunakan mesin potong khusus.

Jenis panel surya ini juga disebut sebagai salah satu sel surya yang paling efisien yang bias digunakan dalam sistem pembangkit listrik tenaga surya. Hal ini disebabkan karena penampangnya dapat menyerap cahaya matahari dengan lebih efisien dibandingkan dengan bahan sel  surya yang lainnya. Efisiensi konversi cahaya matahari menjadi listrik yang dimiliki oleh bahan sel surya ini adalah sekitar 15%. Jumlah ini merupakan salah satu jumlah yang cukup besar jika dibandingkan dengan bahan penyusun sel surya yang lain meski dengan ukuran penampang yang sama. Panel surya jenis ini juga menjadi salah satu yang paling banyak digunakan karena paling cocok untuk kebutuhan sehari-hari. 

Jenis Panel Surya Polycrystalline Silicon

Jenis panel surya selanjutnya adalah panel surya polycrystalline silicon. Teknologi pembangkit listrik tenaga surya melalui panel surya jenis ini merupakan teknologi panel yang terbuat dari batang silikon yang kemudian dalam prosesnya dicairkan. Panel surya jenis ini juga didukung oleh teknologi dengan berbagai kelebihan. Salah satunya yaitu dari segi susunannya yang lebih rapi dan lebih rapat. Biasanya panel surya jenis ini memiliki penampilan yang unik karena terkesan seperti ada retakan-retakan di dalam sel surya yang dimilikinya.

Jika dibandingkan dengan jenis panel surya sebelumnya, efisiensi dari jenis panel surya monocrystalline, panel surya Polycrystalline silicon ini memiliki efisiensi yang lebih rendah. Oleh karena itu untuk menghasilkan tenaga listrik dengan jumlah yang sama, jenis panel tenaga surya yang satu ini akan diperlukan penampang yang lebih besar.

Jenis Panel Surya Thin Film

Jenis Panel surya selanjutnya adalah panel surya dengan teknologi thin film solar cell. Panel surya jenis ini merupakan terobosan teknologi panel surya yang dibuat dengan menggunakan sel surya tipis yang dipasangkan pada sebuah lapisan dasar pada sistem pembangkit listrik tenaga surya. Dengan begitu jika dilihat secara fisik, jenis panel surya ini merupakan panel surya dengan dua lapisan.

Kelebihan yang dimiliki oleh panel surya ini juga bisa dilihat dari kondisi fisiknya. Sesuai dengan nama yang dimilikinya, jenis panel surya yang satu ini memiliki ukuran yang sangat tipis. hal ini tentu menyebabkan panel surya thin film ini memiliki bobot yang lebih ringan dan memiliki sifat yang lebih fleksibel dalam hal pemasangan maupun lainnya. Selain itu, jenis panel surya ini juga memiliki teknologi panel surya yang dapat bekerja dengan sangat baik ketika berada pada cahaya fluorescent.

Jika dilihat dari sudut pandang efisiensi, jenis panel surya ini dapat melakukan penangkapan sebesar 8,5% untuk penampang yang sama luasnya dengan monocrystalline yang sudah disebutkan sebelumnya. Untuk penggunaannya, jenis panel surya yang satu ini tentu lebih cocok digunakan untuk kebutuhan komersil maupun fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan listrik.

Jenis Panel Suya Triple Junction Photovoltaic

Pada pembahasan jenis panel surya diatas, Panel surya yang digunakan merupakan jenis panel surya yang memiliki dua lapisan. Namun sesuai dengan namanya, jenis panel surya yang satu ini memiliki tiga lapisan. Didukung dengan teknologi panel surya yang cukup canggih, panel surya ini tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti menyalakan alat elektronik, memasak, memanaskan air, dan juga untuk Pompa Air Tenaga Surya yang anda miliki.

Namun, jenis panel surya ini merupakan jenis panel surya yang digunakan untuk perangkat yang diterbangkan ke angkasa luar. Oleh karena itu, kemampuan dan efisiensi yang dimilikinya sangat tinggi. Perangkat ini merupakan perangkat yang mampu menghasilkan daya listrik hingga 45%, lebih besar dibandingkan dengan jenis-jenis tenaga surya yang lainnya. Akan tetapi biasanya jenis solar panel yang satu ini memiliki bobot yang sangat berat dan juga sangat rapuh jika dibandingkan dengan teknologi solar panel yang lainnya.

Nah diatas merupakan jenis-jenis panel surya yang dapat Anda gunakan untuk menghasilkan listrik Anda. Jika Anda ingin berkonsultasi dan berniat untuk melakukan pemasangan PLTS, SolarKita merupakan pilihan terbaik bagi Anda. Dapatkan harga dan penawaran yang sangat menarik. Salam hijau teman-teman.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

More Posts

Kenapa PLTS?

Indonesia adalah negara yang di dominasi Pembangkit Listrik Bahan Bakar Fosil, 88% sumber energi listrik kita datang dari