Sistem Panel Surya On-grid Cocok di Perkotaan, Kenapa?

Apakah anda tinggal di daerah perkotaan? Mudah mengakses listrik dari PLN? Dua keuntungan ini dapat memudahkan anda menggunakan Panel Surya, khususnya jenis On-grid. Sistem Panel Surya On-grid merupakan sistem energi surya yang terhubung ke jaringan listrik yang sudah ada. Di Indonesia, jaringan listrik itu berasal dari PLN, yang dapat dihubungkan ke sistem energi surya ini.

Bagaimana sistem On-grid bekerja?

Panel Surya dengan sistem On-grid akan bekerja dari pagi hingga sore saat matahari bersinar. Dalam kurun waktu tersebut, pemilik properti dapat menggunakan listrik hasil dari produksi Panel Surya. Jika rumah atau gedung Anda kosong dan listrik hasil produksi panel tidak terpakai, maka akan dijual ke PLN melalui skema ekspor-impor dengan net metering atau meter exim (akan dijelaskan lebih lengkapnya di artikel ini). Saat matahari terbenam, secara otomatis sistem akan mentransfer energi listrik dari PLN untuk digunakan di properti Anda.

Anda tidak perlu khawatir jika tidak ada sinar matahari saat malam hari atau cuaca buruk, karena dalam kondisi tersebut semua kebutuhan listrik akan dipasok oleh jaringan listrik dari PLN karena sistem yang tersambung pada jaringan tidak menyimpan daya yang dihasilkan pada siang hari. Oleh karena itu, sistem on-grid merupakan pilihan tepat untuk digunakan pada perumahan yang terjangkau jaringan listrik PLN.

Tidak memerlukan baterai, untung atau rugi?

Berbeda dari sistem Off-grid, sistem On-grid tidak menggunakan baterai untuk menyimpan daya listrik. Fakta ini memberikan keuntungan dan juga tantangan bagi penggunanya. Kelebihannya adalah biaya investasi yang relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan PLTS Off-grid. Seperti yang kita tahu, biaya baterai cukup mahal.

Kenapa daerah terpencil yang menggunakan sistem Off-grid menggunakan baterai? Baterai berfungsi sebagai daya pengganti seandainya terjadi pemadaman listrik atau kendala pada sistem kelistrikan di PLN. Namun, kondisi ini jarang terjadi di daerah perkotaan. Inilah yang menjadi faktor sistem On-grid tepat untuk di perkotaan.

Lalu, bagaimana tantangannya? Tantangan yang dihadapi jika memakai sistem On-grid yaitu ketika terjadi pemadaman listrik total. Sistem tidak bisa bekerja akibat tidak adanya baterai yang menyimpan daya.

Penggunaan baterai sebenarnya memiliki keuntungan peningkatan angka penghematan. Namun hal yang perlu anda ketahui, penghematan yang didapatkan hanya sedikit dengan biaya investasi yang lebih besar.

Penghematan juga dapat dilakukan dengan sistem On-grid

Sebelumnya, anda telah membaca bahwa hasil produksi Panel Surya sistem On-grid yang tidak terpakai akan dijual ke PLN. Ini merupakan salah satu keuntungan yang didapatkan jika anda menggunakan sistem ini.

Menurut Peraturan Menteri ESDM mengenai penggunaan PLTS Atap, jika energi listrik yang diproduksi PLTS Atap mayoritas digunakan sendiri, kelebihan tenaga listrik (excess power) diekspor ke PLN dengan faktor pengali 65%. Artinya, listrik hasil Panel Surya yang dijual ke PLN dihargai sebesar 65% dari tarif listrik yang berlaku. Anda juga dapat menggunakan deposit energi (yang dicatat oleh Meter Exim) untuk mengurangi tagihan listrik bulan berikutnya. Dengan begitu, sistem on-grid digunakan ketika konsumsi daya Anda tinggi dan ingin mengurangi tagihan listrik. Menguntungkan bukan?

Setelah mengetahui lebih lengkap tentang kelebihan dan kekurangan Panel Surya sistem on-grid, anda dapat mempertimbangkan penggunaannya di properti anda. Selain hanya mengeluarkan investasi awal, anda juga berpotensi mendapatkan penghasilan dari produksi listrik yang berlebih.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

More Posts

Peraturan Pemerintah

Peraturan mengenai penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Indonesia tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber